PURWA WACANA

Om Swastiastu,

Desa Pakraman Pedungan memiliki pengurus yang telah di Adiksa Widhi lan Abiseka (dilantik) pada Soma, 19 Desember 2005. Dengan susunan pengurus sebagai berikut: Bendesa : Drs. I Nyoman Sumantra; Penyarikan: Drs. I Gusti Putu Loka; Patengen : Drs. I Wayan Budiasa, M.Si; Patajuh Parhyangan : I Nyoman Jiwa, S.Sos; Patajuh Pawongan : I Ketut Puje Astawa, S.Ag; Patajuh Palemahan : Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg; Kasinoman: I Made Suardana, SE

Om Santhi, santhi, santhi Om

Minggu, 26 Desember 2010

PERAN PAGUYUBAN 276 MHZ DALAM KARYA NGUSABHA DESA


Ada banyak cara dalam maturan Yadnya di Bali, salah satunya adalah ngaturang ayah-ayahan, utamanya dalam bentuk dukungan tenaga ketika suatu karya/upacara yadnya dilangsungkan. Demikian juga halnya dengan aturan ayah-ayahan yang dilakukan oleh Paguyuban 276 Mhz yang berada di wilayah Desa pakraman Pedungan, yang secara aktiv mendarmabaktikan tenaganya dalam hampir setiap kegiatan upacara Karya Agung Pangusabhan di desa pakraman Pedungan. Seperti misalnya:
  1. Menata lampu-lampu maupun sound sistem diseluruh kahyangan tiga desa pedungan;
  2. Menyediakan sarana akomodasi transportasi (truk, pick-up, maupun jemputan/mendak sulinggih);
  3. Memasang perlengkapan upacara seperti penjor, jegeg-bagus, candi/cecandian;
  4. Berkoordinasi dengan Pecalang guna mengatur perjalanan melasti, utamanya dalam hal penyediaan sarana dukom (dukungan komunikasi);
  5. Mengangkut sarana upacara/berupa upakara dari Gerya tukang banten hingga ke masing-masing Pura Kahyangan Tiga;
  6. Menyembelih hewan korban (Sapi/godel, kambing, angsa) untuk persiapan Tawur;
  7. dan masih banyak kegiatan lainnya yang memang sangat vital relevansinya dengan aktivitas karya Ngusabha Desa;

Dari sekian banyak kegiatan yang diemban oleh Paguyuban 276 Mhz, menyebabkan banyak pihak/krama yang salut dengan partisipasi/ayah-ayahan paguyuban ini dalam karya agung di desa pakraman Pedungan. I Wayan Manggis, selaku ketua atau pamucuk karya pun mempunyai penilaian yang positif serta salut dengan semangat Paguyuban 276 Mhz dalam karya ini. Ketika dikonfirmasi dengan ketua paguyuban 276 (I Ketut Suwenda, atau biasa dipanggil ketut tulus) menyatakan bahwa organisasi paguyuban 276 memang mempunyai latar belakang pendirian untuk mendukung kegiatan desa pakraman utamanya berkaitan dengan Yadnya-yadnya di desa pakraman. Dan tidak lupa juga disampaikan oleh Ketut Tulus, bahwa semangat anggota paguyuban 276 Mhz benar-benar all-out dalam mendarma baktikan ayah-ayahannya dalam karya agung kali ini, karena sangat langka kesempatan ngayah sebagaimana kesempatan kali ini. Kesempatan ngayah dalam ngusabha desa seperti ini tak akan terulang lagi dalam puluhan tahun ke depan, demikian ucapan ketut tulus yang memang sangat tulus (las carya) mendarma baktikan ayah-ayahannya.

Bagi yang berminat melihat-lihat foto-foto kegiatan Paguyuban 276 silahkan diklik pada bagian ini: 1. foto masang penjor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar